IMF Zhu: Perlambatan Ekonomi China Bagus Untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Wednesday, March 21st, 2012 10:02:12

question

Perlambatan pada mesin pertumbuhan China adalah berita baik bagi negara tersebut karane bisa memberikan Beijing ruang untuk menciptakan model ekonomi baru yang lebih berkelanjutan dan adil, menurut Zhu Min, deputy managing director Dana Moneter Internasional.

Ini hanya masalah waktu bagaimana China difokuskan pada kualitas pertumbuhan ekonomi bukan hanya sekedar angka-angka saja, dan ini harus dibangun berdasarkan pengalaman yang mereka alami selama 30 tahun terakhir, ujar Zhu dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

“Pertumbuhan 7,5% adalah target yang sangat baik karena mengirim sinyal kepada pemerintah daerah untuk membangun lebih banyak kapasitas institusional, bekerja dengan distribusi pendapatan, untuk memastikan pertumbuhan yang lebih setara,” ia mengatakan.

Perubahan demografi China dan pasokan tenaga kerja juga diartikan bahwa mungkin ada kurang mendesaknya bagi pemerintah untuk membuat begitu banyak lapangan kerja seperti yang telah mereka lakukan dalam kurun 10 tahun terakhir. Tugas lain yang lebih penting adalah “meningkatkan efisiensi,” ia menambahkan.

China ingin meningkatkan pangsa konsumsi domestik dan jasa dalam perekonomian dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap barang-barang ekspor dan investasi. Pergeseran itu akan membantu China mengurangi rasa sakit dari penurunan ekonomi global karena sektor jasa berkontribusi 35% terhadap produk domestik bruto, dibandingkan dengan sektor manufaktur dan konstruksi, terang Stephen Roach, mantan petinggi Morgan Stanley Asia dalam wawancara dengan CNBC.

Bursa saham AS jatuh pada perdagangan Selasa, sebagian terseret oleh komentar petinggi BHP Billiton bahwa pihaknya melihat adanya sinyal-sinyal melambatnya permintaan bijih besi dari China, menimbulkan kecemasan mengenai outlook ekonomi negara itu.

Menurut Roach, ekonomi China bisa tumbuh antara 8%-9% tahun ini, meski adanya krisis zona euro. Angka proyeksi itu lebih tinggi dari proyeksi 7,5% yang ditargetkan.

Perlambatan pertumbuhan mungkin hanya sedikit mengurangi permintaan bahan baku, Zhu mengatakan. “Konsumsi domestik juga membutuhkan impor bijih besi dan bahan-bahan lainnya tapi dengan cara yang lebih seimbang,” ia menambahkan. (CNBC)

Untitled Document


The Market Quotes Powered By Forexpros, the Forex, Futures, and Stock Markets Portal.
MORE TOP STORIES more
MOST POPULAR

  •   1809 Views

  •   1379 Views

  •   1338 Views
  • question

      1261 Views

  •   1202 Views