Inflasi AS Melambung, Investor Perlu Waspadai Kebijakan Fed

Wednesday, June 18th, 2014 09:54:15

question

Kenaikan terbesar dalam core consumer inflation dalam hampir tiga tahun terakhir membuat kerja Fed makin berat dan menambah spekulasi di market bahwa kenaikan suku bunga bisa makin cepat.

Consumer price index naik 0,4% di bulan Mei dari bulan sebelumnya, lebih tinggi dari yang diperkirakan analis dan kenaikan terbesar sejak Februari 2013. Kenaikan inflasi tahunan sebesar 2,1%, menyusul kenaikan 2% di bulan April. Core CPI, yang menghilangkan volatilitas pada harga pangan dan BBM, tercatat naik 0,3%, kenaikan terbesar sejak Agustus 2011.

“Inflasi kembali memanas, banyak yang bersuara hawkish saat ini, tapi kita belum tahu bagaimana respon Fed akan hal ini,” ujar Ward McCarthy, kepala analis di Jeffries. “Hal ini akan menciptakan dua hal. Pertama akan membuat sedikit ketidakpastian mengenai langkah Fed dan membuat beberapa volatilitas di market. Kedua, Saya pikir ini akan makin memperuncing perbendaan pandangan antara yang berpikir hawkish dan dovish.”

Yield obligasi menguat setelah dirilis data inflasi tadi malam, bersamaan dengan dimulainya pertemuan dua-hari Federal Reserve. Inflasi dipengaruhi oleh lonjakan 0,9% pada harga energi dan 0,5% harga pangan.

Sudah diperkirakan secara luas, Fed tampaknya akan kembali mengumumkan pengurangan nominal pembelian obligasi bulanan sebesar $10 miliar, dengan menekankan bahwa pihaknya melihat adanya perbaikan ekonomi meski belum cukup kuat, dan menekankan bahwa setiap kebijakan yang akan mereka ambil tergantung pada kondisi perekonomian.

Bagi yang bersikap dovish, Fed kemungkinan akan menurunkan target pertumbuhan ekonomi dan menurunkan proyeksi kesehatan tenaga kerja sekaligus menaikkan perkiraan inflasi. Beberapa pelaku pasar mungkin terlalu cepat berpikir Fed akan melakukan pengetatan yang lebih cepat, tapi tampaknya itu belum saat ini, mungkin butuh setidaknya lima tahun kedepan.

Akan tetapi bagi yang berpikir hawkish, Sudah saatnya bagi Fed untuk mengubah haluan kebijakan dengan melakukan kebijakan yang lebih ketat. Inflasi yang cenderung meninggi, lapangan kerja yang relatif stabil dianggap sebagai salah satu indikasi perlunya bagi Fed untuk segera menyudahi kebijakan akomodatif yang terlalu longgar.

Saat ini pelaku pasar meyakini bahwa Fed akan segera melakukan kenaikan suku bunga acuan pada akhir tahun 2015, tapi persepsi itu bisa saja berubah lebih awal bila pejabat Fed mengubah pula proyeksi mereka atas keadaan ekonomi AS, dan hal itu bisa menimbulkan volatilitas di market.

Untitled Document


The Market Quotes Powered By Forexpros, the Forex, Futures, and Stock Markets Portal.
MORE TOP STORIES more
MOST POPULAR

  •   1801 Views

  •   1369 Views

  •   1330 Views
  • question

      1246 Views

  •   1194 Views